Donald Trump
Amerika

Sebut Dirinya ‘Presiden T’, Trump Jadi Bulan-Bulanan Netizen

Berita Internasional >> Sebut Dirinya ‘Presiden T’, Trump Jadi Bulan-Bulanan Netizen

Melalui Twitter, Donald Trump mengacu pada dirinya sendiri sebagai ‘Presiden T’. Hal ini tentu saja tidak luput dari perhatian netizen. Yang kemudian menjadikan julukan baru Trump ini sebagai cara untuk mengejek sang presiden.

Baca juga: ‘Dia Bergerak Sangat Cepat’: Mueller Mendekati Akhir Permainan Trump

Oleh: Avi Selk (The Washington Post)

Presiden Donald Trump, yang pernah memanggil jaksa agungnya dengan sebutan “Tuan Magoo” dan menyebut pemimpin Korea Utara sebagai “Manusia Roket,” telah memberikan sebutan kepada dirinya sendiri, sejauh ini ia sering menghindari kata ganti “saya”, seolah-olah itu terlalu informal.

Bill Gates pernah bercerita bahwa presiden tersebut memberitahunya, “Trump mengetahui bahwa Anda tidak suka apa yang dilakukan Trump,” yang merupakan salah satu dari banyak contoh penggunaan kata ganti orang ketiga Trump, yang penulis JK Rowling sebut sebagai “third Trumperson:” sarana formal yang digunakan Trump untuk berbicara tentang Trump sendiri.

Dan itu tampaknya terjadi lagi hari Minggu (25/11), ketika presiden menggunakan sebutan untuk dirinya sendiri.

“Kabar bagus, harga minyak turun (terima kasih Presiden T),” tulis Trump—hampir pasti mengacu pada dirinya sendiri, dan bukan musisi rap yang berbasis di London, @Prez_T.

Bahkan di negara yang telah terbiasa dengan gaya komunikasi presiden yang unik, baik melalui third Trumperson atau omong kosong yang diunggahnya ke Twitter pada tengah malam, bentuk tak terduga dari ucapan terima kasih kepada dirinya sendiri memunculkan kebingungan dan kegelisahan.

“Trump memberi dirinya sebutan ‘Presiden T’, itu membuat saya merasa sangat tidak nyaman,” tulis profesor hukum Joyce Alene. “Sepertinya dia sedang mencoba untuk memerankan dirinya sendiri dalam peran ayah yang baik, yang semua anak-anak tetangga suka, seperti yang ada di acara TV tahun 1950-an.”

Shawna Thomas dari Vice News menulis bahwa dia awalnya berasumsi Trump berterima kasih kepada presiden dari negara penghasil minyak yang tidak ia ketahui. Sebagai catatan, Presiden Teodoro Obiang Nguema dari Guinea Khatulistiwa adalah satu-satunya “Presiden T” dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, tetapi tampaknya tidak mungkin bahwa Trump memikirkan orang lain saat ia menulis tweet dari iring-iringan mobilnya dalam perjalanan ke lapangan golfnya.

Meskipun ini murni spekulasi, mungkin saja julukan baru Trump untuk dirinya sendiri itu berarti bahwa dia sekarang menjadi lebih nyaman dengan identitas kepresidenannya setelah hampir dua tahun di Gedung Putih.

Atau, sebaliknya, Trump menarik beberapa garis paralel subliminal antara dirinya dan pendahulunya, yang disebutnya berulang kali sebagai “Presiden O”—meskipun dengan tidak terlalu ramah.

Apapun maksud di balik sebutan itu, tampaknya itu ditakdirkan untuk mengikuti idiom-idiom Trump lainnya ke dalam leksikon budaya. Dalam hitungan menit, editor Atlantic David Frum bereksperimen dengan mode sarkasme, sementara kritikus yang lebih keras dari presiden menulis “Presiden T” ke dalam cerita satir anak-anak dan fantasi konspirasi kriminal.

Beberapa yang lain menemukan preseden dalam sejarah untuk apa yang Presiden T lakukan akhir pekan ini. Mereka mengingat seorang atlet dan penghibur terkenal dari akhir abad ke-20, bernama Laurence Tureaud.

Baca juga: Tanggapan Trump dalam Kasus Khashoggi Bisa Ciptakan Efek Domino

Jika nama itu tidak mengingatkan kita pada seseorang, itu karena Tureaud kemudian mengganti namanya menjadi Mr. T. Mungkin nama “Trump” suatu hari juga akan dilupakan.

Keterangan foto utama: Presiden Trump berhenti untuk menjawab pertanyaan dari anggota media saat dia berangkat untuk meninggalkan Gedung Putih pada tanggal 20 November. (Foto: Jabin Botsford/The Washington Post)

Sebut Dirinya ‘Presiden T’, Trump Jadi Bulan-Bulanan Netizen

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top