Ahok
Berita Politik Indonesia

Segera Bebas, Ahok Minta Dipanggil dengan BTP

Berita Internasional >> Segera Bebas, Ahok Minta Dipanggil dengan BTP

Dijadwalkan segera bebas, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar tidak lagi dipanggil Ahok. Politisi yang dipenjara karena kasus penistaan agama itu ingin agar selanjutnya dipangggil dengan BTP. Dalam suratnya yang diunggah di Instagram, BTP juga menyampaikan permintaan maaf pada mereka yang terluka oleh ucapannya saat masih menjabat.

Baca juga: Bebasnya Ahok Berpotensi Tingkatkan Elektabilitas Jokowi-Ma’ruf

Oleh: The Straits Times

Mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengisyaratkan dirinya sebagai orang yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya sejak berada di penjara. Dalam surat tulisan tangannya, dia meminta para pendukungnya untuk berhenti memanggilnya Ahok dan sebaliknya menyebutnya sebagai BTP, inisial nama lengkapnya.

Dia meminta maaf kepada mereka yang mungkin telah terluka oleh pernyataannya saat masih menjabat.

BTP dijadwalkan akan bebas pada tanggal 24 Januari 2019. Ahok adalah nama Tionghoa Hakka yang diberikan ayahnya, dan banyak digunakan untuk merujuk padanya. BTP, 52 tahun, kini tengah menyelesaikan hukuman penjara dua tahun karena kasus penistaan agama.

Dalam surat tertanggal Kamis (17/1), BTP mengatakan bahwa waktunya di penjara telah membuatnya “belajar untuk mengendalikan diri saya sepenuhnya selama sisa hidup saya,” sesuatu yang akan tidak akan ia dapatkan seandainya memenangkan jabatan Gubernur di Pilkada Jakarta, bulan April 2017 melawan Anies Baswedan.

BTP, seorang pemeluk agama Kristen, mengatakan ia bersyukur kepada Tuhan karena mengizinkannya kalah dalam pemilihan gubernur dan menjalani masa hukuman di Mako Brimob, di Depok, Jawa Barat.

Jika dia bisa membalikkan waktu dan diminta menentukan nasibnya sendiri, dia menulis bahwa dia akan memilih untuk menjalani hukuman penjara daripada “memerintah Balai Kota selama lima tahun lagi,” yang hanya akan membuatnya “lebih arogan dan kasar” sehingga melukai perasaan banyak orang lain. BTP menjabat sebagai Gubernur Jakarta sejak bulan November 2014, tetapi kalah dalam pemilihan gubernur bulan April 2017.

Dikenal karena ucapannya yang blak-blakan saat menjabat, BTP mengatakan dia telah menulis surat itu untuk menyatakan terima kasih dan untuk meminta maaf atas berbagai peristiwa yang telah dia hadapi selama tiga tahun terakhir. Tim kuasa hukumnya mengunggah foto suratnya yang terdiri dari dua halaman tulisan tangan ke akun Instagram resminya pada tanggal 17 Januari 2019.

Keterangan untuk foto surat itu berbunyi: “Berikut ini adalah surat terbaru BTP untuk membahas rencana niat baik para pendukungnya untuk menyambutnya di Mako Brimob pada saat pembebasannya dan pesan-pesan lainnya.”

Baca juga: Setelah Bebas dari Penjara, Akankah Ahok Ikut Kampanye Pilpres 2019?

BTP meminta para pendukungnya untuk tidak menunggu di Mako Brimob saat dia dibebaskan, agar tidak mengganggu orang lain selama hari kerja. Dia juga mendorong mereka untuk memilih dalam Pilpres 2019 tanggal 17 April kelak.

BTP meminta maaf kepada korps pegawai negeri Jakarta dan bahkan mereka yang membencinya atas “semua perkataan dan tindakan(saya), baik secara kebetulan atau tidak, yang telah melukai perasaan mereka.”

BTP dijadwalkan akan dibebaskan pada tanggal 24 Januari 2019, kurang tiga bulan dan 15 hari dalam hukuman dua tahun yang ia mulai jalankan sejak tanggal 9 Mei 2017, karena remisi. Mantan gubernur itu dihukum karena kasus penistaan agama setelah pidatonya di Kepulauan Seribu pada bulan September 2016 yang mengutip sebuah ayat Alquran.

BTP mengatakan bahwa ayat itu telah digunakan untuk menipu orang agar tidak memilihnya. Musuh-musuh politiknya menganggap pernyataan itu sebagai penistaan agama. Kasus pengadilan tersebut kemudian memainkan peran utama dalam kekalahannya pada Pilkada Jakarta 2017.

Keterangan foto utama: Dalam potret surat tulisan tangannya, mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta para pendukungnya untuk berhenti memanggilnya Ahok dan menyebutnya sebagai BTP, inisial nama lengkapnya. (Foto: The Jakarta Post/Asia News Jakarta)

Segera Bebas, Ahok Minta Dipanggil dengan BTP

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top