Asia Bibi
Asia

Sudah Dapat Suaka Kanada, Asia Bibi Dilarang Tinggalkan Pakistan

Berita Internasional >> Sudah Dapat Suaka Kanada, Asia Bibi Dilarang Tinggalkan Pakistan

Asia Bibi, wanita Kristen Pakistan yang hampir dijatuhi hukuman mati karena penistaan agama telah dipindahkan ke Karachi. Bibi, yang telah menghabiskan delapan tahun menanti hukuman mati, telah dipindahkan dari lokasi di dekat ibu kota ke suatu rumah di selatan kota pelabuhan Karachi, ujar temannya Aman Ullah kepada Associated Press. Dia dan suaminya dikurung di dalam sebuah rumah dimana pintunya hanya terbuka saat “waktu makan”, tambahnya.

Baca Juga: Terhindar dari Hukuman Mati, Asia Bibi Dibebaskan MA Pakistan

Oleh: Emma Graham-Harrison (The Guardian)

Pemerintah Pakistan telah memindahkan Asia Bibi, wanita Kristen yang baru-baru ini dibebaskan dari tuduhan penistaan agama, ke “area aman” baru dan melarangnya meninggalkan Pakistan. Hal ini diklaim oleh seorang teman dekat dan para pejuang HAM.

Bibi, yang telah menghabiskan delapan tahun menanti hukuman mati, telah dipindahkan dari lokasi di dekat ibu kota ke suatu rumah di selatan kota pelabuhan Karachi, ujar temannya Aman Ullah kepada Associated Press. Dia dan suaminya dikurung di dalam sebuah rumah dimana pintunya hanya terbuka saat “waktu makan”, tambahnya.

Kanada telah menawarkan suaka kepada Asia Bibi dan ia ingin bergabung dengan putrinya di sana. Pemerintah Pakistan telah mengatakan Bibi bebas untuk pergi, tapi Bibi, 54 tahun, mengatakan ia telah dilarang untuk pergi.

“Dia tidak memiliki indikasi kapan dia bisa pergi,” ujar Ullah, yang menambahkan bahwa Bibi merasa takut dan frustrasi. “Mereka tidak menjelaskan kenapa dia tidak boleh pergi.” Dia berbicara dengan Bibi melalui telepon, setelah ancaman dari para ekstremis karena pendampingannya kepada Bibi memaksa Ullah melarikan diri pada hari Jumat.

Ullah telah bekerja sama dengan beberapa diplomat untuk kasus ini, dan ia mengatakan mereka mengatakan keberangkatan Bibi dari Pakistan hanya akan diberikan “dalam kondisi medium”.

Secara publik, pemerintah Pakistan menegaskan bahwa Bibi bebas baik di dalam Pakistan, dan untuk meninggalkannya. “Dia tinggal dengan keluarganya dan diberikan pengamanan ketat,” ujar menteri informasi, Fawad Chaudry, kepada AP lewat surel.

Dia mengatakan pemerintah bertanggung jawab untuk melakukan “semua tindakan yang diperlukan” untuk melindungi Bibi dan keluarganya, menambahkan bahwa “dia adalah warga negara bebas setelah dibebaskan dari penjara dan bisa pindah kemana saja di Pakistan maupun luar negeri.”

Kelompok Islam garis keras telah mengancam untuk mencari Bibi dan membunuhnya, beberapa bahkan mengatakan mereka akan mengejarnya ke luar negeri jika ia pergi.

Baca Juga: Banding Terakhir Terpidana Mati Penistaan Agama di Pakistan

Seorang pekerja ladang, Bibi dijatuhi hukuman mati pada tahun 2010 dalam apa yang segera menjadi kasus penistaan paling terkenal di Pakistan. Dia telah dituduh oleh penduduk desa yang beragama Muslim mencela Nabi Muhammad dalam sebuah pertengkaran memperebutkan segelas air. Dia terus menekankan bahwa dia tidak bersalah.

Penistaan agama adalah kasus yang sangat menyulut di Pakistan, dimana kasus-kasus penghinaan atas Islam yang bahkan belum dibuktikan bisa berujung pembunuhan. Aktivis HAM mengatakan tuduhan penistaan agama sering digunakan untuk menyelesaikan perselisihan pribadi.

Setelah mahkamah agung membatalkan hukuman Bibi, kota-kota di penjuru Pakistan lumpuh selama beberapa hari akibat demonstrasi dengan kekerasan, ketika para ekstremis menyerukan pemenggalannya.

Dalam kesepakatan untuk menyelesaikan kekerasan, pemerintah, dipimpin oleh Perdana Menteri Imran Khan, menyetujui petisi yang berusaha untuk membatalkan keputusan mahkamah agung. Khan dituduh mengambil keuntungan dari tuntutan para ekstremis.

Pada bulan Januari mahkamah agung menolak tuntutan untuk membatalkan keputusan mereka di bulan Oktober; pada saat itu diperkirakan Bibi akan bisa meninggalkan negara itu hanya dalam beberapa jam setelahnya.

Keterangan foto utama: Petugas keamanan Pakistan berjaga saat Mahkamah Konstitusi mengadakan dengar pendapat melawan pembatalan hukuman mati Asia Bibi. (Foto: T. Mughal/EPA)

Sudah Dapat Suaka Kanada, Asia Bibi Dilarang Tinggalkan Pakistan

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top