Bandara Ben-Gurion
Timur Tengah

Suriah Mengancam Akan Serang Bandara Ben-Gurion Israel

Berita Internasional >> Suriah Mengancam Akan Serang Bandara Ben-Gurion Israel

“Suriah akan mempraktikkan hak membela diri yang sah dan menanggapi agresi Israel di Bandara Internasional Damaskus dengan cara yang sama terhadap Bandara Tel Aviv.” Duta Besar Suriah untuk PBB mengancam akan menyerang Bandara Ben-Gurion menanggapi serangan udara Israel yang terus-menerus. Ia juga mengecam utusan Timur Tengah lain di PBB, karena mengabaikan serangan Israel tersebut.

Baca juga: Suriah: Serangan Rudal Israel Kembali Hujani Damaskus

Oleh: Ilanit Chernick (Jerusalem Post)

Duta Besar Suriah untuk PBB, Bashar Jaafari, telah mengancam akan menyerang Bandara Ben-Gurion dalam menanggapi serangan udara Israel yang terus-menerus terhadap milisi Iran yang berurat akar di negara itu, menurut Kantor Berita Suriah SANA.

SANA melaporkan bahwa Jaafari membuat komentar itu selama pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang situasi di Timur Tengah. “Agresi musuh Israel terhadap Suriah tidak akan dilakukan tanpa dukungan tanpa batas yang diberikan oleh negara-negara anggota PBB,” katanya merujuk pada Prancis, Inggris, dan AS. “Jika Dewan Keamanan PBB tidak mengambil langkah-langkah untuk menghentikan agresi berulang Israel di Suriah, Suriah akan mempraktikkan hak membela diri yang sah dan menanggapi agresi Israel di Bandara Internasional Damaskus dengan cara yang sama terhadap Bandara Tel Aviv.”

Jaafari juga menentang kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan, mengklaim bahwa upaya Israel untuk mendapatkan pengakuannya ditakdirkan untuk gagal dan tidak akan mempengaruhi hak Suriah atas wilayah tersebut.

Ia kemudian menyerang utusan PBB untuk Timur Tengah, Nickolay Mladenov, yang dia klaim “mengabaikan pendudukan Israel dan penindasan warga sipil di Golan Suriah yang diduduki Israel,” menambahkan bahwa Suriah sepenuhnya mendukung perjuangan Palestina.

“Berlanjutnya pendudukan, pemukiman dan pembunuhan Israel atas Palestina adalah alasan utama di balik ketidakstabilan dan kurangnya kemakmuran di kawasan itu,” kata Jaafari.

Jaafari juga memperingatkan bahwa “kami memberi tahu orang-orang yang berusaha mengubah batas-batas negara di wilayah itu—Suriah, yang telah memerangi teror internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya, akan bertahan terhadap skema ini dan mengalahkan mereka seperti yang telah kami lakukan berkali-kali di masa lalu.”

Komentar itu muncul setelah ketegangan antara kedua negara mencapai titik puncak awal pekan ini.

Baca juga: Rusia Kritik Israel karena ‘Pelanggaran Berat’ dalam Serangan Suriah

Pada Minggu malam (20/1) dan Senin pagi (21/1), IDF menyerang sasaran militer milik Pasukan Quds Iran di Suriah, termasuk tempat penyimpanan senjata, lokasi intelijen Iran dan kamp pelatihan Iran. Serangan itu adalah serangan tanggapan terhadap rudal permukaan-ke-permukaan yang ditembakkan ke Israel oleh Iran di Suriah pada Minggu sore (20/1).

Pusat Hak Asasi Manusia Suriah di London melaporkan bahwa jumlah orang yang tewas dalam serangan IDF itu telah meningkat menjadi setidaknya 21 orang. Menurut laporan itu, 15 orang yang tewas bukanlah orang Suriah, dengan 12 orang diidentifikasi sebagai anggota Garda Revolusi Iran.

Juga dilaporkan bahwa kerusakan terbesar di serangan itu menimpa gudang dan situs militer Garda Revolusi di Suriah.

Keterangan foto utama: Sebuah pesawat El Al di Bandara Ben Gurion. (Foto: Reuters)

Suriah Mengancam Akan Serang Bandara Ben-Gurion Israel

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top