Tersangka Pembunuhan Jurnalis Bulgaria Tertangkap di Jerman
Eropa

Tersangka Pembunuhan Jurnalis Bulgaria Tertangkap di Jerman

Home » Featured » Eropa » Tersangka Pembunuhan Jurnalis Bulgaria Tertangkap di Jerman

Seorang pria berusia 21 tahun ditangkap di Jerman sebagai tersangka atas pembunuhan dan pemerkosaan Viktoria Marinova. Viktoria Marinova adalah seorang jurnalis Bulgaria berusia 30 tahun yang meninggal pada hari Sabtu (6/10). Sebelum kematiannya, Marinova sempat menyelidiki tentang kasus korupsi di yang melibatkan Uni Eropa.

Oleh: Associated Press

Polisi Jerman telah menangkap seorang tersangka pemerkosaan dan pembunuhan jurnalis televisi dari Bulgaria yang laporannya menyoroti korupsi di negara Eropa Timur itu, kata para pejabat Rabu (10/10).

Jaksa agung Bulgaria, Sotir Tsatsarov, membenarkan penangkapan Severin Krassimirov, seorang warga negara Bulgaria berusia 21 tahun.

Jaksa penuntut di negara bagian barat laut Jerman, Lower Saxony, mengatakan bahwa tersangka ditangkap Selasa malam (9/10) di dekat kota Hamburg dengan surat perintah penangkapan Eropa. Jaksa akan memeriksa apakah dia dapat diekstradisi dan mengajukan permohonan agar dia ditahan di tahanan resmi.

Menteri Dalam Negeri Bulgaria Mladen Marinov mengatakan para penyelidik telah menemukan bukti DNA pada pakaian dan tubuh Viktoria Marinova, yang diperkosa dan dicekik pada hari Sabtu (6/10) di kota utara Ruse.

Pihak berwenang mengatakan bahwa pemakaman Marinova akan diadakan hari Jumat (12/10) di kota itu. Dia meninggalkan seorang putri berusia 7 tahun.

Baca Juga: Opini: Kejahatan di Dunia Makin Kuat, Kita Tak Bisa Biarkan Mereka Menang

Media Bulgaria melaporkan bahwa ibu Krassimirov tinggal di Jerman. Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa ia meninggalkan Bulgaria Sabtu petang (6/10), menyeberangi jembatan di Ruse ke Danube ke arah Rumania.

“Ada bukti fisik yang menghubungkannya ke pembunuhan itu,” kata Marinov. Dia mengatakan Krassimirov, seorang warga Ruse, memiliki catatan kriminal yaitu pencurian barang bekas.

Menteri itu mengatakan para penyelidik telah berbicara dengan keluarga dan teman-teman Marinova dan “tidak ada kaitan yang jelas dengan pekerjaannya.” Tsatsarov mengatakan, bukti-bukti menunjukkan bahwa pembunuhan itu adalah “serangan spontan, bukan direncanakan.”

Namun, dia menambahkan bahwa para penyelidik sedang memeriksa “semua kemungkinan garis penyelidikan.”

Perdana Menteri Boyko Borissov menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga Marinova dan berterima kasih kepada para penyelidik atas penyelidikan mereka.

Namun, ia mengatakan akan menarik dukungannya untuk anggota Parlemen Eropa Jerman, Manfred Weber, kandidat utama yang akan menjadi kepala Komisi Eropa berikutnya, karena tweet yang ia tulis menghubungkan kematian Marinova dengan orang-orang dari jurnalis Maltese, Daphne Caruana Galizia dan wartawan Slovakia Jan Kuciak. Keduanya terbunuh karena investigasi mereka atas pejabat korup.

Pada hari Rabu (9/10), Weber menulis tweet: “Pihak berwenang Bulgaria telah bertindak cepat dan efektif. Kami menaruh kepercayaan penuh kami kepada pihak berwenang Bulgaria untuk menegakkan keadilan bagi keluarga dan orang-orang terkasih. ”

Marinova bulan lalu menyelenggarakan acara yang menampilkan dua wartawan investigasi yang ditahan karena dugaan penipuan yang melibatkan dana Uni Eropa.

Walaupun Marinova tidak tampak terlibat dalam penyelidikan penipuan itu, acaranya itu telah menyinggung subjek sensitif di Bulgaria, di mana korupsi telah menjadi endemik. Negara Balkan itu, yang bergabung dengan Uni Eropa pada 2007, menempati peringkat ke-71 dalam daftar korupsi Transparency International tahun lalu.

Bergabung dengan Uni Eropa telah membuka sumber dana baru yang sangat besar untuk proyek infrastruktur Bulgaria atau program lain yang dirancang untuk membawa bangsa tersebut ke standar Uni Eropa.

Baca Juga: Belanda Tangkap Agen Rusia yang Targetkan Organisasi Senjata Kimia

Keterangan foto utama: Foto reporter televisi yang dibunuh, Viktoria Marinova, diletakkan di Monumen Liberty di samping bunga dan lilin di Ruse, Bulgaria, Selasa, 9 Oktober 2018. Polisi setempat sedang menyelidiki kasus perkosaan, pemukulan dan pembunuhan Marinova, yang tubuhnya dibuang dekat Sungai Danube setelah dia melaporkan kemungkinan penyalahgunaan dana Uni Eropa. Pihak berwenang menemukan mayat Viktoria Marinova yang berusia 30 tahun itu pada hari Sabtu (6/10) di kota utara Ruse dekat perbatasan Rumania. Satu situs media setempat menuntut penyelidikan Uni Eropa, khawatir ada pejabat Bulgaria yang terlibat dalam korupsi. (Foto: AP/Filip Dvorski)

Tersangka Pembunuhan Jurnalis Bulgaria Tertangkap di Jerman

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top