Duta Besar AS untuk PBB
Amerika

Trump Pilih Mantan Penyiar Fox News Sebagai Duta Besar AS untuk PBB

Berita Internasional >> Trump Pilih Mantan Penyiar Fox News Sebagai Duta Besar AS untuk PBB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mencalonkan Heather Nauert untuk melanjutkan tugas Nikki Haley sebagai Duta Besar AS untuk PBB. Sebelumnya Heather Nauert adalah juru bicara departemen luar negeri dan penyiar Fox News. Sebelum bergabung dengan departemen luar negeri, Nauert tidak memiliki pengalaman politik atau pemerintahan.

Baca Juga: Mengapa Mundurnya Duta Besar Nikki Haley Kejutkan Amerika

Oleh: Michele Kelemen (NPR)

Dari Fox & Friends ke Departemen Luar Negeri, dan sekarang kemungkinan besar ke PBB.

Presiden Donald Trump mengatakan ia akan menominasikan Heather Nauert, juru bicara Departemen Luar Negeri dan mantan penyiar Fox News, untuk jadi duta besar AS untuk PBB selanjutnya.

“Dia sangat berbakat, sangat cerdas, sangat ligat, dan saya rasa ia akan dihormati oleh semua orang, jadi Heather Nauert akan dinominasikan sebagai duta besar untuk PBB,” ujar Trump pada wartawan di hari Jumat.

Jika hal ini dikonfirmasi oleh Senat, Nauert akan menggantikan Nikki Haley, yang akan meninggalkan posisinya pada akhir tahun.

Nauert sudah sangat siap tampil ketika ia datang ke Departemen Luar Negeri pada bulan April 2017, telah bekerja di stasiun ABC dan Fox. Ia tidak pernah ikut dalam kunjungan resmi dan tidak dekat dengan atasan pertamanya, mantan menteri luar negeri Rex Tillerson.

Ketika Mike Pompeo mengambil alih kendali departemen Luar Negeri, Nauert lebih banyak melakukan kunjungan.

Namun dia menghadapi kritikan karena unggahan Instagramnya yang seperti turis dari Riyadh, Arab Saudi. Saat itu ia sedang melakukan kunjungan yang berfokus pada pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khashoggi.

Nauert (kiri) dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo berbicara dengan reporter di atas pesawat dari Panama menuju Meksiko, tanggal 18 Oktober. (Foto: Brendan Smialowski/AP)

Nauert juga pernah melakukan beberapa kesalahan, termasuk ketika dia mengutip D-Day—invasi sekutu ke Normandia melawan Nazi—sebagai contoh kuatnya hubungan Amerika Serikat dengan Jerman.

Namun Nauert adalah seorang pembela Trump yang kukuh di podium, sesuatu yang jelas disadari Trump.

“Dia luar biasa, dia sudah bersama kami untuk waktu yang lama, dia telah menjadi pendukung sejak lama,” ujar Trump pada wartawan pada tanggal 1 November.

Baca Juga: Amerika Memveto Resolusi PBB Terkait Pembatalan Pengakuan Yerusalem

Departemen Luar Negeri biasanya melakukan pengarahan harian. Hal ini telah dikurangi menjadi dua kali seminggu, paling banyak.

Nauert, 48 tahun, melakukan perjalanan bolak-balik antara suami dan dua anak laki-laki di New York dan pekerjaannya di Washington, D.C.

Sebelum bergabung dengan administrasi Trump, ia tidak memiliki pengalaman di pemerintahan atau kebijakan luar negeri. Namun, Nauert pernah bekerja dalam penempatan di luar negeri untuk ABC, termasuk di Baghdad.

Keterangan foto utama: Juru bicara Kementerian Luar Negeri Heather Nauert berbicara dalam sebuah pengarahan tahun lalu. Presiden Trump mengumumkan pada hari Jumat (7/12) bahwa Nauert adalah pilihannya sebagai duta besar AS untuk PBB selanjutnya. (Foto: Alex Brandon/AP)

Trump Pilih Mantan Penyiar Fox News Sebagai Duta Besar AS untuk PBB

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top