Trump Serang Jerman, Menyebutnya ‘Tawanan Rusia’ Menjelang Pertemuan dengan Putin
Eropa

Trump Serang Jerman, Menyebutnya ‘Tawanan Rusia’ Menjelang Pertemuan dengan Putin

Trump selama jamuan makan dalam pertemuan para pemimpin negara anggota NATO. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)
Home » Featured » Eropa » Trump Serang Jerman, Menyebutnya ‘Tawanan Rusia’ Menjelang Pertemuan dengan Putin

Donald Trump menyerang Jerman dengan menyebutnya negara “tawanan Rusia” karena dukungannya terhadap kesepakatan pipa gas Laut Baltik, hanya beberapa hari sebelum dia bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin. AS telah melobi negara-negara Uni Eropa untuk menolak jalur pipa Rusia selama bertahun-tahun, dengan alasan bahwa itu adalah ancaman terhadap keamanan energi Uni Eropa.

Baca Juga: Pertemuan Trump-Putin: Mungkinkah Trump ‘Hadiahkan’ Krimea ke Rusia di Helsinki?

Oleh: Edmund Heaphy (QZ)

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencap Jerman sebagai negara “tawanan Rusia” karena dukungannya terhadap kesepakatan pipa gas Laut Baltik kemarin, 11 Juli 2018. Serangan verbal itu terjadi hanya beberapa hari sebelum dia bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Menurut Reuters, Trump juga mengatakan kepada sekretaris jenderal NATO Jens Stoltenberg bahwa itu “sangat tidak pantas” bahwa AS membayar untuk pertahanan Eropa sementara negara terkaya di benua itu, Jerman, mendukung kesepakatan gas dengan Rusia.

Keduanya berbicara di depan para wartawan pada pertemuan sarapan sebelum pertemuan puncak NATO di Brussels kemarin.

Komentar itu dilayangkan di tengah harapan yang luas dari pertemuan yang bergejolak—Trump telah lama mengkritik aliansi NATO dengan 29 anggota tersebut, menyebutnya “usang,” dan sangat kritis terhadap negara-negara yang gagal memenuhi target dua persen dari PDB mereka sebagai pembelanjaan pertahanan.

Baca Juga: Konflik Suriah: Dapatkah Trump Yakinkan Putin untuk Lawan Iran?

Meskipun penghinaan itu tidak akan disambut dengan ramah oleh Kanselir Jerman Angela Merkel, yang juga dijadwalkan bertemu Trump, Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen tampaknya relatif tidak terganggu.

Meskipun dia mengatakan bahwa Jerman memang memiliki “banyak masalah dengan Rusia,” dia mencatat bahwa penting untuk “menjaga garis komunikasi antar negara atau aliansi dan lawan” terbuka

Trump akan bertemu Putin pada hari Senin di Helsinki.

Jerman sangat bergantung pada gas Rusia, dan pipa Nord Stream 2 baru di Laut Baltik, yang disetujui Jerman pada bulan Maret, hanya akan meningkatkan ketergantungannya. AS telah melobi negara-negara Uni Eropa untuk menolak jalur pipa Rusia selama bertahun-tahun, dengan alasan bahwa itu adalah ancaman terhadap keamanan energi Uni Eropa.

Keterangan foto utama: Trump selama jamuan makan dalam pertemuan para pemimpin negara anggota NATO. (Foto: Reuters/Kevin Lamarque)

Trump Serang Jerman, Menyebutnya ‘Tawanan Rusia’ Menjelang Pertemuan dengan Putin

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top