Presiden Serbia
Eropa

‘Vucic Pencuri’: Ribuan Orang Turun ke Jalan Demo Presiden Serbia

Berita Internasional >> ‘Vucic Pencuri’: Ribuan Orang Turun ke Jalan Demo Presiden Serbia

Dalam unjuk rasa yang jarang terjadi, ribuan orang turun ke jalan untuk memprotes Presiden Serbia Aleksanda Vucic. Para pengunjuk rasa mengatakan bahwa Vucic dan partainya korup. Vucic mengatakan, ia siap mendengar keluhan oposisi.

Baca juga: Kemungkinan Rusia Pimpin Interpol Picu Kekhawatiran Pejabat Barat

Oleh: Aleksandar Vasovic (Reuters)

Warga Serbia berunjuk rasa menentang Presiden Aleksandar Vucic dan partainya yang berkuasa Serbian Progressive Party di pusat kota Belgrade pada hari Sabtu (29/12).

Ribuan orang meneriakkan “Vucic pencuri” seiring mereka berarak-arakan dengan damai melalui pusat kota dalam protes ke-empat jenis ini dalam beberapa minggu terakhir. Mereka meminta kebebasan pers, diakhirinya serangan terhadap jurnalis dan politisi oposisi.

Pendukung dari Alliance for Serbia, kelompok oposisi yang terdiri dari 30 partai dan organisasi, mengatakan Vucic adalah seorang otoriter dan partainya korup, tuduhan yang telah dibantah secara keras oleh para pemimpin partai.

Dalam sebuah wawancara dengan saluran TV pro-pemerintah Studio B TV, Vucic mengatakan ia siap untuk mendiskusikan keinginan oposisi.

“Saya siap untuk melihat apa yang membangkitkan pembangkangan di masyarakat,” ujarnya, setelah disoraki oleh sekelompok pengunjuk rasa saat ia memasuki gedung stasiun televisi tersebut.

Sebelumnya Vucic menyarankan, ia siap untuk menguji kepopulerannya dalam pemilu dadakan, walaupun Vuk Jeremic, mantan perdana menteri dan kepala dari partai kecil People’s Party, bagian dari aliansi, mengatakan oposisi akan memboikot pemilihan apapun.

Tidak akan ada pemilihan yang sah di Serbia dengan partisipasi dari oposisi sampai kondisi normal untuk pemilihan dan kehidupan tercipta,” ujar Jeremic.

Baca juga: Meng Hongwei Ditangkap di China, Sidang Umum Interpol Pilih Presiden Baru

Menurut polling oleh pengamat pemilu yang berbasis di Belgrade, CESID, pada bulan Oktober, partai SNS Vucic memiliki 53,3 persen dukungan pemilih sementara partai lainnya mengikuti jauh di belakang.

Jika oposisi maju sebagai aliansi, alih-alih partai individual, mereka bisa mengandalkan 15 persen suara. Partisipasi gabungan dalam suatu pemilihan belum lagi disetujui, jadi saat ini mereka hanya bersatu dalam ketidaksukaan mereka terhadap Vucic dan partainya.

Koalisi pimpinan SNS memiliki mayoritas yang menenangkan dengan 160 perwakilan dalam parlemen yang terdiri dari 250 kursi. Pemilihan umum selanjutnya dijadwalkan pada tahun 2020.

Protes oposisi besar-besaran secara umum adalah sesuatu yang jarang terjadi di Serbia sejak protes populer yang menggulingkan mantan penguasa Slobodan Milosevic pada tahun 2000.

Kebanyakan dari pemimpin opisisi telah menjadi bagian dari koalisi pro-barat yang memimpin Serbia antara tahun 2000 dan 2012 ketika SNS menciptakan koalisi dengan Sosialists dari Milosevic dan berkuasa.

Seorang penggerak nasionalis pada saat kejatuhan bekas Yugoslavia yang brutal pada tahun 1990-an, Vucic kemudian merengkuh nilai-nilai Eropa dan menetapkan Serbia sebagai anggota Uni Seropa sebagai bagian dari tujuan strategis negara itu. Dia juga mempertahankan hubungan yang dekat dengan Rusia.

Dilaporkan oleh Aleksandar Vasovic; Disunting oleh Alison Williams

Keterangan foto utama: Pengunjuk rasa menghadiri protes anti-pemerintah di pusat kota Belgrade, Serbia, 29 Desember 2018. (Foto: Reuters/Marco Djurica)

‘Vucic Pencuri’: Ribuan Orang Turun ke Jalan Demo Presiden Serbia

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top