UU Anti-Terorisme Baru Mungkin Juga Targetkan Kelompok Bersenjata Papua
Berita Politik Indonesia

Warga Polandia Penyelundup Senjata ke Papua Berisiko Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Home » Berita Politik Indonesia » Warga Polandia Penyelundup Senjata ke Papua Berisiko Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Jakub Fabian Skrzypski, seorang warga Polandia, menghadapi kemungkinan hukuman seumur hidup. Ia dianggap telah melakukan pengkhiantan, dengan menjadi penyelundup senjata bagi kelompok separatis di Papua. Skrzypski ditangkap tanggal 26 Agustus lalu.

Oleh: Reuters

Baca Juga: Laporan Amnesti Internasional: Pembunuhan di Luar Hukum di Papua Masih Bebas dari Hukuman

Seorang warga negara Polandia yang ditahan di Indonesia pada akhir bulan Agustus 2018 kemungkinan akan menghadapi hukuman penjara seumur hidup atas dakwaan berkomplot melawan pemerintah Indonesia, setelah dipastikan sebagai tersangka dalam konspirasi untuk menyelundupkan senjata ke kelompok separatis di Papua, menurut juru bicara kepolisian, Senin (10/9).

Jakub Fabian Skrzypski ditangkap pada tanggal 26 Agustus 2018 dan ditahan di markas polisi di timur provinsi Papua setelah ia dituduh bekerja sama dengan tiga orang Papua, melanggar hukum yang mengatur pengkhianatan dan berisiko menerima hukuman penjara seumur hidup.

“Dia telah dituduh melakukan pengkhianatan,” ujar juru bicara kepolisian Papua, Ahmad Musthofa Kamal.

Polisi menuduh bahwa Skrzypski, yang memasuki Indonesia dengan visa turis, membahas perjanjian senjata dalam sebuah pertemuan dengan seorang pemimpin kelompok separatis yang bermarkas di Papua Nugini dan hingga kini masih belum ditahan.

Polisi telah menemukan bukti dari saksi dan pesan ponsel, serta menemukan video yang menunjukkan Skrzypski berpartisipasi dalam latihan menembak, menurut juru bicara tersebut.

Papua, salah satu provinsi termiskin di Indonesia, telah memerangi gerakan separatis yang telah lama berjalan sejak kawasan tersebut masuk ke dalam wilayah Indonesia setelah referendum yang didukung Amerika Serikat pada tahun 1969. Papua hingga kini tetap menjadi wilayah yang paling ketat dijaga oleh militer di Indonesia.

Kedutaan Polandia di Jakarta hingga kini belum menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Baca Juga: Indonesia Awasi Ketat Upaya Kemerdekaan di Papua

Meskipun Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah berjanji untuk mengurangi pembatasan media di Papua, wartawan asing masih sering menghadapi tantangan dalam melakukan laporan dari wilayah tersebut.

Seorang wartawan BBC pada tahun ini dipaksa meninggalkan Papua setelah militer mengatakan pesan yang dia unggah di jejaring sosial Twitter selama penugasannya menyesatkan.

Laporan oleh Agustinus Beo Da Costa, tulisan oleh Ed Davies, dan diedit oleh Simon Cameron-Moore.

Keterangan foto utama: Komando Daerah Pertahanan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, atau TPNPB yang berbasis di dataran tinggi. (Foto: TPNPB)

Warga Polandia Penyelundup Senjata ke Papua Berisiko Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

BERLANGGANAN

Click to comment

Beri Tanggapan!

To Top